Rabu, 24 Agustus 2011

Tempat Kunjungan WISATA di Sumba timur. NTT

Kabupaten Sumba Timur Ibukotanya Waingapu dengan julukannya "Matawai Amahu Pada Njara Hamu" yang artinya Mata air yang jenih dan padang rumput kuda yang hijau. Disini aku coba menceritakan tentang pengalamanku selama berada di pulau itu, sekaligus mengiformasikan tempat-tempat wisata yang pernah aku kunjungi. Semoga saja dengan informasi yg sederahana ini dapat membantu Anda bila berada di kabupaten sumba timur. Selamat datang dan selamat berkunjung semoga menyenangkan.

1. Mengunjungi kampung Raja Prailiu dan Kampung Kelu: Dikedua kampung ini kita dapat melihat proses pembuatan warna kain dan sekaligus melihat bagaimana cara untuk menenun selembar kain dengan peralatan yang sederahana dan secara tradisionil

. Dikampung yang sama terdapat beberapa rumah adat dan kuburan raja yang tebuat dari batu dan tentunya sudah sangat tua. 
Letak dari kedua kampung ini masih didalam kota waingapu, dan bila ingin mengunjunginya kita dapat berjalan kaki dari tempat dimana kita menginap. Diantara kedua kampung diatas ada sebuah bukit atau puncak, "Puncak Padadita", Dari atas puncak itu pemandangannya sangat terpesona.













2. Mengunjungi kampung Lambanapu:
Disana kita dapat melihat penduduk kampung lagi menenun kain/ ikat, Dan di tempat yang sama kita dapat melihat batu kubur tua dan rumah adat. Kampung ini letaknya 5 km dari kota waingapu jalan menuju bendungan Kambaniru. Didalam sungai yg telah membentuk bendungan ini ada ikan air tawar, siapaun boleh mengambilnya atau memancing, dan juga kita dapat menyewahkan perahu nelayan untuk melihat disekitarnya.
3. Mengunjungi kampung Watu Mbaka,
kampung Kawangu dan kampung Mau Liru. Ketiga kampung ini letaknya berdekatan dengan jarak : 7 - 15 km dari kota waingapu

. Di kampung Kawangu dan Watu mbaka, kita dapat melihat penduduk kampungnya lagi menenun kain/ikat. Juga terdapat beberapa rumah adat dan kuburan raja yang sudah tua.

Sebelum memasuki kampung Mau Liru ada jembatan kambaniru dan Bandara Mau Hau,didepan dari bandara itu ada Puncak Persaudaraan, dari atas puncak itu kita dapat menikmati keindahan alam di sekitar kota waingapu yang ditemani oleh elokan sungai kambaniru dan padang rumput savana.

4. Mengunjungi kampung Rende dan kampung Pau yang terletak di wilayah Malolo: Di kedua kampung ini kita dapat menyaksikan proses pewarna dan penenunan kain  ikat yang
namanya "Hinggi Pahikung dan Hinggi Kombu" Dan di kampung yang sama terdapat  beberapa rumah adat, kuburan raja yang sudah sangat tua yang berhiaskan ukiran-ukiran yang unik dan bersejarah. Untuk menuju ke kampung Pau bila kita mengendarai kendaraan sendiri, sebelum memasuki kampung melolo belok kanan ( 1km dari jalan umum) Sedangkan Letak
kampung Rende di pinngir jalan raya menuju kampung „Kaliuda“, Jaraknya sekitar 60 km dari kota Waingapu dan masih didalam wilayah kecamatan Melolo. Untuk dapat mengunjungi di kedua kampung ini,dapat menumpang Bus umum dari kota waingapu.

Sebelum memasuki wilayah Melolo, diPerjalanan kita akan melewati Pantai Walakiri dan pantai patawang: DiPantai itu lautnya tenang, sangat cocok untuk snorkeling dan berenang. pantai pasir putih yang ditemani oleh hutan bakau. Dari kota Waingapu ke pantai walakiri jaraknya 30 km sedangkan ke pantai patawang jaraknya 50km
.


























5. Mengunjungi kampung Kaliuda.
Kampung ini memiliki cirikhas kainnya berbeda dengan yg ditempat lain. Disini juga kita dapat melihat proses pembuatan warna kain dan penenunannya. Motif kainnya bergambar; Ayam, Kuda dan Udang. Warna khas dari kain Kaliuda: Merah dan Hitam, Putih dan Biru. Letak kampung Kaliuda 15 km sebelum memasuki Pantai Kalala, dan 75 km dari kota Waingapu. ke kampung yang sama kita dapat menumpang Bus jurusan ke Waejelu atau Mangili dari terminal bus waingapu.

6. Mengunjungi Pantai Kalala :
Jarak dari Kota Waingapu, 85 km ke arah timur. Pantai pasir putih dengan gelombang laut mencapai  2 - 3 Meter, sangat cocok untuk pengunjung yang hobinya bermain Selancar atau Surfing. Ke pantai diatas kita dapat menumpang Bus umum jurusan Waejelu dari terminal Bus
waingapu atau malolo.

7. Mengunjungi Pulau Menggudu:
Pulaunya Kecil namun mempunyai potensi sebagai Pusat selancar/Surfing di sumba timur dangan gelombang laut mencapai 3 - 4 Meter, Jarak dari kota Waingapu 90 km, Jurusan kampung Nggongi, dan dari pantai Nggongi kita menyeberang dengan menumpang perahu yang telah disediahkan oleh pemilik Hotel di pulau itu

.

Di Perjalanan menuju kampung
Nggongi kita akan melewati Taman Nasional Wanggameti : Pusat penelitian burung dan habitat lainnya yang ada di sumba timur. Tidak jauh dari kampung Nggongi ada Air Terjun Praingkareha: 120 km dari kota waingapu. Untuk ke tempat yang ada air terjun kita harus meyewa kendaraan pribadi karena jarang ada Bus umun yang melintasi tempat itu.

8. Mengunjungi Pantai Londalima dan
Pantai Purukambera: Pantainya berpasir putih sangat cocok untuk rekreasi dan berenang. Letak pantai ini hanya 7 - 10 km dari kota Waingapu, jalan menuju ke kampung Mondu.

9. Mengunjungi kampung Prainatan:
Satu-satunya kampung tradisional yang masih bertahan di sumba timur, letak kampung ini diatas sebuah bukit dan dari sana kita dapat melihat pemandangan yang sangat spectakuler. Hanya 30 km dari kota waingapu jalan menuju pantai Londalima dan pantai purukambera.


10. Mengunjungi kampung Wunga:
Kampung yang menyimpan sejuta sejarah asal mulanya orang sumba. Letak kampung ini cukup jauh dari kota waingapu, kira-kira 100 km menuju ke utara.Dan dikampung yang sama kita dapat melihat rumah adat dan batu kubur tua.

11. Mengunjungi Pantai Tarimbang:
Pantai berpasir putih dengan gelombang laut  mencapai 3 - 4 Meter. Di tempat ini sangat di gemari para Surfers dari negara Australia. Dari kota Waingapu kira-kira 85 km, jalan menuju kampung Lewa jurusan sumba barat, namun disimpang kampung Makaminggit belok ke kiri. Dari simpang kampung itu menuju pantai tarimbang sekitar 45 km.

Penginapan atau Hotel yang ada di dalam kota Waingapu Sumba Timur:

1. Hotel Merlin

2. Hotel Sandlewood

3. Hotel Elwin

4. Losmen Kaliuda

5. Losmen Jimmy

6. Losmen Permata

Penginapan yang ada di tepi pantai :

1. Kalala Resort Beach Hotel

2. Pulau Manggudu Resort Beach Hotel

3. Losmen Tarimbang

Note:

"Kombu" adalah nama dari pohon Mangkudu yang tumbuh sumbur di pulau sumba. Akar dan kulitnya dipergunakan untuk membuat warna dari selembar kain. Akar kayu kombu untuk warna kuning dan kulitnya untuk warna merah. Proses pembuatan warnanyapun membutuhkan waktu yang cukup lama.

"NILA" adalah warna biru yang diambil dari jenis rumput yang namanya rumput nila dan rumput jenis ini paling banyak terdapat dipulau sumba.

TIPS:

Untuk Menghemat waktu di dalam perjalanan mengelilingi pulau Sumba alangkah baiknya kita menyewah kendaraan sendiri. Tempat penyewahan kendaraannya ada di setiap hotel
di pulau itu atau ke tempat Rent Car yang ada di setiap kota kabupaten. Harga untuk menyewah kendaraan di pulau sumba mencapai Rp.500.000/hari untuk luar kota termasuk Sopir, Dan untuk didalam kota Rp.300.000.

Jadwal Penerbangan untuk sementara ke pulau Sumba:
Penerbangan dari Kupang ke Airport Tambolaka Sumba barat dengan "Merpati Air": Senin - Rabu - Jumat dan Minggu.
Dari Kupang Ke Waingapu Sumba timur : Selasa - Kamis - Sabtu.
Sedangkan dengan Pesawat TRANS NUSA ke Tambolaka dan Waingapu: Setiap Hari.
Penerbangan dari Denpasar dengan menggunakan Pesawat "BATAVIA AIR" menuju Waingapu Sumba timur : Senin - Rabu -Jumat.
Penerbangan Dari Denpasar dengan menggunakan pesawat "NUSANTARA AIR" menuju Waingapu Sumba Timur:  Rabu - Jumat - Minggu.
Penerbangan dengan menggunakan Pesawat "MERPATI AIR" dari Denpasar menuju Waingapu Sumba timur: Senin - Selasa - Kamis - Sabtu.

Note:

Pulau Sumba saat ini memiliki 4 Kabupaten:

1. Kabupaten Sumba Timur Ibukotanya Waingapu.

2. Kabupaten Sumba Tengah Ibukotanya Anakalang.

3. Kabupaten Sumba Barat Ibukotanya Waikabubak

4. Kabupaten Sumba Barat Daya Ibukotanya Waitabula.

2 komentar:

Informasi pariwisatanya sangat lengkap, semoga kunjungan pariwisata ke pulau sumba semakin meningkat.
Salam kenal: http://pariwisataboy.blogspot.de

Kampung Prai Yawangnya ko ngga di singgung ? Orang baru ya heheh, sebelum ke kaliuda liat dulu kampung prai yawangnya. karena kampung itu juga salah satu aset budaya kabupaten sumba timur.

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites